Minggu, 16 Juni 2013

1/2 4. Implikasi manajerial


1.4. Implikasi Manajerial


Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen.

Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu :
1.      Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan       kerja dan formulasi kebijakan.
2.      implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan          tindakan.

Sumber :

1/2 3. Komunikasi Efektif


1.3 Cara Lakukan Komunikasi Efektif
3 Cara Lakukan Komunikasi Efektif
Berita Terkait
Ditulis oleh Pepy Amalia | 07 March 2013 16:12 WIB
Menurut survei, sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi. Untuk memfasilitasi hal tersebut, Kamis (7/3), ECC UGM kembali menggelar Softskill Training bertajuk

Bertempat di Career Corner ECC UGM, Jalan Sunaryo 8, Kotabaru acara berlangsung pukul 09.00 - 12.00 WIB. Training ini termasuk dalam seri Public Speaking. Seperti pada batch sebelumnya, pelatihan ini dipandu oleh Rudi Widiyanto, M.Psi., Psikolog.

Rudi mengungkapkan indikator untuk menentukan efektif tidaknya Anda berkomunikasi. Hal ini bisa dilihat dari adanya respon, baik itu respon positif maupun negatif. “Jadi apabila sudah mendapatkan respon itu berarti Anda sudah melakukan komunikasi yang efektif”, papar Rudi. Dalam tema kali ini, Rudi menjelaskan tiga communication skill dalam tiga kategori, yakni know your audience, know your script, dan know your silent message.
  1. Know your audience merupakan kemampuan seseorang untuk menguasai publik. Public speaker diharapkan mengetahui siapa peserta yang menjadi lawan bicara. Misalnya melalui tingkatan pendidikan dan tujuannya mengikuti suatu kegiatan.

  1. Know your script. Tahap ini merupakan objek pembicaraan yang akan atau sedang dibahas. Seperti biasa di setiap sesinya Rudi selalu memberi kesempatan kepada peserta training untuk melakukan praktek. Hal tersebut dilakukan untuk membuat peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Peserta training diminta untuk membuat materi public speaking dalam waktu yang singkat lalu mempresentasikannya.

  1. Know your silent message. Hal ini tentunya tidak asing lagi bagi Anda. Komunikasi ini meliputi kontak tubuh, seperti kontak mata, senyuman, gerakan tangan dan kaki, serta cara berpakaian. Dalam sesi know your silent message Rudi menampilkan beberapa video tokoh pemimpin yang sedang berpidato. Dan para peserta diminta untuk menanggapi gesture yang dilihat.

Training ditutup dengan penjelasan mengenai proksemik yang merupakan jarak relasi individu dengan lingkungannya saat berkomunikasi. Apakah Anda berkomunikasi, di wilayah personal, sosial, atau publik. Tentu akan berbeda pesan dan pola komunikasinya.

Rabu (13/3) mendatang kami masih akan kembali dengan tajuk “Powerful Presentation”. Ketahui bagaimana cara melakukan presentasi yang memikat melalui pelatihan ini. Detil tentang pelatihan ini silakan klik di sini . Jangan lewatkan! ^^ [CN/IP/Nov] 

1/2 2. Jenis dan Proses Komunikasi


1.2 Pengertian, Jenis-Jenis dan Proses Komunikasi
     Komunikasi adalah proses dimana orang yang bekerja  dalam organisasi saling mentransmisikan informasi dan menginterpretasikan artinya. Yang penting komunikasi dalam organisasi diperolehnya komunikasi yang efisien dan efektif. Komunikasi yang efektif terjadi bila artian yang dimaksudkan oleh pengirim berita dan artian yang ditangkap oleh penerima berita itu sama dan satu. Sedangkan komunikasi yang efisien terjadi bila biayanya minimum berdasar sumber daya yang dimanfaatkan.
Komunikasi yang efektif sangat penting bagi manajer, karena sebagai proses dimana fungsi manajemen seperti  fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi kepemimpinan, fungsi pengendalian dapat dicapai. Komunikasi biasanya sering terganggu hal ini dikarenakan masalah sematik/arti kata, tak adanya umpan balik, saluran komunikasi, gangguan fisik, perbedaan budaya dan status.
Ada pedoman untuk mendapatkan komunikasi secara efektif antara lain yaitu bahwa seseorang harus mendengarkan secara aktif, usahakan memberikan umpan balik, lansung pada masalah, mengambarkan situasi,dan meringkas. Proses komunikasi memungkinkan para manajer menjalankan tanggung jawabnya dan informasi harus dikomunikasikan jepada para manajer sebagai dasar pembuatan keputusan dalam pembuatan fungsi manajer baik secara lisan maupun tulisan.
Komunikasi dapat diartikan sebagai proses pemindahan dalam gagasan atau informasi seseorang ke orang lain. Selain dikatakan sebagai proses pemindahan gagasan seseorang dari orang lain dalam bentuk kata-kata tetapi juga dalam bentuk ekspresi wajah intonasi dan sebagainya. Komunikasi dapat menghubungkan antara bagian yang berbeda atau disebut rantai pertukaran informasi. Hal ini mengandung unsur-unsur ;
  1. Sebagai kegiatan seseorang untuk megerti,
  2. Sebagai sarana pengendalian informasi,
  3. Sebagai sistem bagi terjalinnya komunikasi diantara individu-individu.
Menurut pakar American Management Association ada 10 aturan jika ingin berkomunikasi dengan baik:
  • Jelaskan konsep/ide Anda sebelum berkomunikasi,
  • Teliti tujuan sebenarnya dalam komunikasi,
  • Pertimbangkan suasana lingkungan dan waktu,
  • Hubungan pihak lain,
  • Waspada atas nada dan isi berita,
  • Komunikasikan seseorang yang membantu dan bernilai bagi penerima,
  • Tindak lanjut komunikasi,
  • Komunikasi untuk waktu yang akan datang pula,
  • Tindakan konsisten dengan kata,dan
  • Menjadilah pendengar yang baik.

PROSES KOMUNIKASI
Contoh model komunikasi yang sederhana digambarkan dibawah ini :


Jika salah satu elemen komunikasi tidak ada maka komunikasi tidak akan berjalan. Ada komponen-komponen dalam komunikasi antara lain :
Pengirim(Sender=Sumber) adalah seseorang yang mempunyai kebutuhan atau informasi serta mempunyai kepentinga mengkomunikasikan kepada orang lain.
Pengkodean (Encoding) adalah pengirim mengkodean informasi yang akan disampaikan ke dalam symbol atau isyarat.
Pesan (Massage), pesan dapat dalam segala bentuk biasanya dapat dirasakan atau dimengerti satu atau lebih dari indra penerima.
Saluran (Chanel) adalah cara mentrasmisikan pesan, misal kertas untuk surat, udara untuk kata-kata yang diucapkan.
Penerima (Recaiver) adalah orang yang menafsirkan pesan penerima, jika pesan tidak disampaikan kepada penerima maka komunikasi tidak akan terjadi.
Penafsiran kode (Decoding) adalah proses dimana penerima menafsirkan pesan dan menterjemahkan menjadi informasi yang berarti baginya. Jika semakin tepat penafsiran penerima terhadap pesan yang dimaksudkan oleh penerima, Maka semakin efektif komunikasi yang terjadi.
Umpan balik (Feedback) adalah pembalikan dari proses komunikasi dimana reaksi kominikasi pengirim dinyatakan.
Didalam organisasi sangat membutuhkan komunikasi. Adapun jenis- jenis komunikasi dalam organisasai antara lain :
a. Komunikasi formal vs informal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang mengikuti rantai komando yang dicapai oleh hirarki wewenang. Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi diluar dan tidak tergantung pada herarki wewenang. Komunikasi informal ini timbul karena adanya berbagai maksud, yaitu
- Pemuasan kebutuhan manusiawi,
- Perlawanan terhadap pengaruh yang monoton dan membosankan,
- Keinginan untuk mempengaruhi perilaku orang lain,
- Sumber informasi hubungan pekerjaan.
Jenis lain dari komunikasi informasi adalah adalah dasas-desusyang secara resmi tidak setuju. Desas-desus ini juga mempunyai peranan fungsional sebagai alat komunikasi tambahan bagi organisasi.
b. Komunikasi ke bawah vs komunikasi ke atas vs komunikasi lateral
Komunikasi kebawah mengalir dari peringkat atas ke bawah dalam herarki. Komunikasi ke atas adalah berita yang mengalir darin peringkat bawah ke atas atas suatu organisasi. Komunikasi lateral adalah sejajar antara mereka yang berada tingkat satu wewenang.
c. Komunikasi satu arah dan dua arah
Komunikasi satu arah, pengirim berita berkomunikasi tanpa meminta umpan balik, sedangkan komunikasi dua arah adalah penerima dapat dan memberi umpan balik.
Bagaimanapun juga keefektifan komunikasi organisasi dipengaruhi beberapa factor diantaranya :
  1. Saluran komunikasi formal
  2. Sruktur wewenang
Dalam organisasi dimana perbedaan stasus dan kekuasaan akan mempengaruhi isi komunikasi.
  1. Spesialis jabatan
Anggota organisasi yang sama akan menggunakan istilah-istilah, tujuan, tugas, waktu, dan gaya yang sama dalam berkomonikasi.
  1. Pemilikan informasi
Berarti individu memunyai informasi dan pengetahuan yang khas mengenai tugasnya.
Dari pengamatan yang ada, bentuk-bentuk jaringan komunikasi dikelompokan ke dalam beberapa bentuk diantaranya bentuk lingkaran, diagonal, lateral, rantai, huruf Y, dan bintang.